Gigi Kuning Padahal Rajin Gosok Gigi? Sepertinya Kamu Melewatkan Hal ini
- armand budiarto
- Jan 7
- 3 min read
Pernah merasa sudah menyikat gigi dengan rajin, tapi gigi masih terlihat kuning? Bagi banyak orang masalah ini bisa bikin kurang percaya diri, terutama saat tersenyum di foto atau berbicara di depan orang lain. Padahal menyikat gigi saja tidak selalu cukup untuk membuat gigi tampak lebih putih. Ada beberapa faktor yang sering tidak disadari yang membuat gigi tetap kuning meskipun kamu rajin menyikat gigi. Yuk kita bahas biar kamu tahu akar permasalahannya.

Kenapa Gigi Bisa Tetap Kuning Meski Sudah Rajin Gosok Gigi
Ternyata, warna gigi tidak hanya bergantung pada seberapa sering kamu menyikatnya. Ada banyak faktor lain yang berperan dalam memengaruhi warna gigi, dan beberapa di antaranya tidak bisa diperbaiki hanya dengan menyikat gigi. Berdasarkan penjelasan para ahli, berikut ini beberapa penyebab umum:
1. Warna Gigi Dipengaruhi Struktur Alamiah dan Genetik
Setiap orang memiliki enamel atau lapisan luar gigi yang berbeda ketebalannya dan warnanya. Pada beberapa orang lapisan enamel bisa lebih tipis secara alami, sehingga warna dentin di bawahnya yang agak kekuningan lebih terlihat. Ini termasuk faktor genetik yang tidak bisa diubah hanya dengan sikat gigi.
2. Makanan dan Minuman yang Menyebabkan Noda
Minuman seperti kopi, teh, minuman bersoda berwarna gelap, dan makanan dengan pigmen kuat seperti saus tomat atau kari dapat menempel pada permukaan gigi. Meski sudah sikat gigi setelahnya, noda tetap bisa tertinggal dalam micro-pori enamel.
3. Lapisan Email Gigi yang Menipis
Seiring waktu, enamel gigi bisa terkikis karena kebiasaan menyikat dengan tekanan terlalu keras atau kebiasaan makan makanan asam. Ketika enamel menipis, lapisan dentin yang berwarna kekuningan menjadi lebih terlihat.
4. Obat atau Kondisi Medis Tertentu
Beberapa jenis obat, terutama jika dikonsumsi saat gigi masih dalam tahap perkembangan, dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi. Selain itu, kondisi medis tertentu juga bisa memengaruhi warna gigi secara internal.
5. Kebiasaan Sehari-hari yang Tak Disadari
Kebiasaan seperti kurang berkumur menggunakan air putih, kurang flossing, atau jarang ke dokter gigi membuat plak dan tartar menumpuk. Plak yang membandel bisa mengubah warna gigi dan tidak hilang hanya dengan sikat biasa.
Mengapa Menyikat Gigi Saja Tidak Cukup
Menyikat gigi itu penting untuk menjaga kesehatan gigi dan gusi, tapi menyikat saja tidak mampu menyentuh seluruh area mulut, apalagi jika noda sudah masuk ke bagian enamel yang lebih dalam atau sudah menumpuk menjadi karang gigi. Plak yang sudah mengeras menjadi tartar tidak bisa dihilangkan hanya dengan sikat.
Selain itu, teknik menyikat yang salah atau penggunaan sikat yang terlalu keras justru bisa merusak enamel, sehingga membuat warna dentin yang kekuningan makin menonjol.
Cara Efektif Mengatasi Gigi Kuning
Berikut ini beberapa pendekatan yang bisa membantu kamu mengatasi masalah gigi kuning secara lebih efektif:
1. Perbaiki Teknik Menyikat
Gunakan sikat berbulu lembut dan teknik menyikat yang tepat. Jangan menekan terlalu keras agar enamel tidak cepat terkikis.
2. Kurangi Konsumsi Minuman yang Meninggalkan Noda
Kurangi minum kopi, teh, atau minuman bersoda gelap berlebihan. Atau setelah minum, segera berkumur dengan air putih.
3. Lakukan Flossing
Flossing membantu membersihkan sisa makanan yang tidak tersentuh sikat gigi di sela-sela gigi.
4. Kontrol Rutin ke Dokter Gigi
Kontrol ke klinik gigi anak atau klinik gigi Surabaya secara berkala dapat membantu menghilangkan plak dan tartar yang sudah menumpuk di area yang tidak bisa dijangkau sikat. Pemeriksaan profesional juga membantu menemukan penyebab warna gigi selain kebiasaan harian.
5. Bleaching Gigi sebagai Solusi Estetis
Jika faktor penyebabnya adalah noda yang sudah menempel kuat atau enamel yang telah menipis sehingga warna dentin terlihat, bleaching gigi bisa menjadi pilihan. Perawatan bleaching gigi di dental care yang terpercaya akan membantu mengembalikan warna gigi lebih cerah dan merata.
Gigi kuning meski sudah rajin gosok gigi itu bukan sekadar karena malas gosok gigi saja. Faktor warna gigi itu kompleks. Selain kebiasaan harian, ada faktor genetik, makanan dan minuman bernoda, penipisan enamel, serta faktor medis yang turut berpengaruh.
Memahami penyebabnya akan membantu kamu memilih langkah perawatan yang tepat.
Jika kamu berpikir untuk memutihkan gigi secara profesional, bleaching gigi bisa menjadi solusi yang efektif. Untuk kamu yang mencari layanan bleaching gigi Surabaya atau Bali, Dentaland siap membantu. Dentaland adalah klinik gigi anak & keluarga dengan cabang di Surabaya & Bali yang menawarkan perawatan bleaching gigi dengan standar profesional, nyaman, dan aman untuk seluruh keluarga.








Comments