top of page
Search

Diam Diam Jadi Penyebab Karang Gigi Menumpuk! Kebiasaan Sepele Ini Sering Tidak Disadari

  • Mar 17
  • 3 min read

Banyak orang tidak menyadari bahwa karang gigi sebenarnya terbentuk dari kebiasaan sehari hari. Beberapa kebiasaan buruk yang dilakukan terus menerus dapat membuat plak menumpuk dan akhirnya berubah menjadi karang gigi.


Karang gigi disebabkan oleh plak yang mengeras di permukaan gigi. Plak berasal dari sisa makanan, bakteri, serta mineral yang terdapat pada air liur. Jika plak tidak dibersihkan secara rutin, lapisan tersebut akan menempel kuat pada gigi dan sulit dihilangkan.

Dalam jangka panjang, kondisi ini tidak hanya mengganggu penampilan tetapi juga dapat memengaruhi kesehatan gigi dan gusi. Karena itu penting untuk mengetahui berbagai kebiasaan buruk yang bisa memicu penumpukan karang gigi.

 

 



Apa Itu Karang Gigi dan Mengapa Bisa Terjadi


Karang gigi merupakan plak yang telah mengeras karena bercampur dengan mineral dari air liur. Proses ini terjadi secara bertahap ketika kebersihan gigi tidak dijaga dengan baik.

Awalnya, plak masih bisa dibersihkan dengan menyikat gigi secara rutin. Namun jika dibiarkan terlalu lama, plak akan mengeras menjadi karang gigi yang tidak bisa dihilangkan dengan sikat gigi biasa.


Jika tidak ditangani, karang gigi dapat menimbulkan beberapa masalah seperti


  • bau mulut

  • gusi mudah berdarah

  • radang gusi

  • meningkatkan risiko gigi berlubang


Dalam kondisi tertentu, penumpukan karang gigi juga menjadi salah satu penyebab munculnya masalah kesehatan gigi yang lebih serius.

 


 

Kebiasaan Buruk yang Sering Menyebabkan Karang Gigi


Banyak orang tidak menyadari bahwa beberapa aktivitas sehari hari termasuk kebiasaan buruk yang dapat mempercepat terbentuknya karang gigi. Berikut beberapa hal yang paling sering terjadi.



Jarang Menyikat Gigi dengan Benar


Kebiasaan tidak rutin menyikat gigi menjadi salah satu faktor utama penumpukan plak. Ketika gigi tidak dibersihkan secara menyeluruh, sisa makanan akan menempel pada permukaan gigi dan menjadi tempat berkembangnya bakteri.


Jika kondisi ini berlangsung terus menerus, plak akan mengeras dan akhirnya membentuk karang gigi yang sulit dibersihkan tanpa bantuan dokter.



Terlalu Sering Mengonsumsi Makanan Manis


Makanan dan minuman manis dapat mempercepat pertumbuhan bakteri di dalam mulut. Bakteri tersebut memproduksi asam yang merusak lapisan gigi.


Selain meningkatkan risiko gigi berlubang, kondisi ini juga mempercepat pembentukan plak yang menjadi awal terbentuknya karang gigi.



Kebiasaan Merokok


Merokok juga termasuk kebiasaan buruk yang sering dikaitkan dengan kesehatan gigi yang menurun. Kandungan zat kimia dalam rokok dapat membuat plak lebih mudah menempel pada permukaan gigi.


Akibatnya, penumpukan karang gigi dapat terjadi lebih cepat dibandingkan orang yang tidak merokok.



Jarang Melakukan Pemeriksaan Gigi


Banyak orang baru datang ke klinik gigi ketika sudah mengalami sakit gigi. Padahal pemeriksaan rutin sangat penting untuk memantau kondisi mulut dan mencegah masalah sejak dini.


Dengan melakukan pemeriksaan di dental care terdekat atau dental clinic terdekat, dokter dapat membantu membersihkan karang gigi sebelum menumpuk terlalu banyak.



Kebiasaan Mengunyah Satu Sisi


Salah satu kebiasaan buruk yang sering tidak disadari adalah mengunyah satu sisi saja saat makan. Banyak orang cenderung menggunakan satu sisi mulut karena merasa lebih nyaman atau karena ada gigi yang sensitif.


Ketika seseorang terbiasa mengunyah satu sisi, bagian gigi di satu sisi lainnya jarang digunakan. Kondisi ini membuat proses pembersihan alami dari aktivitas mengunyah menjadi tidak optimal.


Padahal proses mengunyah membantu merangsang produksi air liur yang berperan dalam membersihkan sisa makanan di dalam mulut.


Jika kebiasaan mengunyah satu sisi berlangsung dalam waktu lama, area yang jarang digunakan bisa lebih mudah mengalami penumpukan plak. Inilah yang membuat mengunyah satu sisi menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap terbentuknya karang gigi.

 


 

Pentingnya Scaling Gigi Secara Rutin


Ketika karang gigi sudah terbentuk, cara paling efektif untuk membersihkannya adalah dengan prosedur scaling gigi di klinik gigi.


Scaling gigi merupakan prosedur pembersihan karang gigi menggunakan alat khusus yang dilakukan oleh dokter gigi. Prosedur ini bertujuan untuk membersihkan karang gigi yang menempel pada permukaan gigi maupun di sekitar gusi.


Beberapa manfaat melakukan scaling gigi secara rutin antara lain


  • membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi

  • mengurangi bau mulut

  • mencegah peradangan pada gusi

  • menjaga kebersihan gigi secara menyeluruh


Bagi masyarakat yang tinggal di Surabaya, perawatan scaling gigi Surabaya bisa dilakukan di berbagai fasilitas kesehatan gigi yang terpercaya.


Melakukan scaling secara rutin di klinik gigi Surabaya juga dapat membantu mencegah penumpukan karang gigi yang lebih parah.

 

 


Menjaga Kesehatan Gigi dengan Perawatan yang Tepat


Selain menghindari berbagai kebiasaan buruk, perawatan rutin juga sangat penting untuk menjaga kesehatan gigi. Pemeriksaan gigi secara berkala membantu mendeteksi masalah sejak dini sebelum menjadi lebih serius.


Jika sudah muncul tanda tanda penumpukan karang gigi, sebaiknya segera melakukan perawatan di dental care terdekat atau dental clinic terdekat agar kondisi tidak semakin parah.


Bagi yang sedang mencari tempat scaling gigi Surabaya, Dentaland Klinik Gigi Anak dan Keluarga dapat menjadi pilihan yang tepat. Dentaland merupakan klinik gigi Surabaya yang memiliki cabang di Surabaya dan Bali serta melayani berbagai perawatan gigi untuk anak maupun dewasa. Dengan fasilitas yang nyaman dan tenaga medis yang berpengalaman, perawatan di klinik gigi ini dirancang untuk membantu menjaga kesehatan gigi seluruh anggota keluarga.


Jika ingin membersihkan karang gigi dengan aman dan nyaman, lakukan perawatan scaling gigi Surabaya di Dentaland dan dapatkan perawatan terbaik untuk kesehatan gigi yang lebih optimal.

 
 
 

Comments


bottom of page