5 Kebiasaan yang Diam-Diam Merusak Gigi Anak
- Jul 16
- 3 min read
Banyak orang tua sudah berusaha menjaga kesehatan gigi si kecil dengan mengingatkan mereka untuk sikat gigi setiap hari. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari justru bisa meningkatkan risiko gigi berlubang dan masalah kesehatan mulut pada anak?
Kebiasaan-kebiasaan ini sering dianggap sepele karena terlihat "normal". Padahal, jika dilakukan terus-menerus, dampaknya bisa memengaruhi kesehatan gigi anak hingga gigi permanennya tumbuh nanti.
Yuk, kenali lima kebiasaan yang sebaiknya mulai dihindari sejak dini.

1. Tidur Sambil Minum Susu atau Minuman Manis
Banyak anak terbiasa minum susu sebelum tidur. Sebenarnya tidak masalah, asalkan setelah itu giginya dibersihkan terlebih dahulu. Yang menjadi masalah adalah ketika anak langsung tertidur setelah minum susu, terutama menggunakan botol. Sisa susu yang menempel di permukaan gigi akan menjadi makanan bagi bakteri di dalam mulut. Bakteri kemudian menghasilkan asam yang dapat merusak enamel gigi dan memicu gigi berlubang. Karena itu, biasakan membersihkan gigi anak sebelum tidur, meskipun ia hanya minum susu.
2. Terlalu Sering Mengonsumsi Camilan Manis
Permen, cokelat, biskuit, atau minuman kemasan memang menjadi makanan favorit banyak anak. Namun, bukan hanya jumlah gulanya yang perlu diperhatikan, melainkan juga seberapa sering anak mengonsumsinya. Semakin sering anak ngemil makanan manis, semakin sering pula bakteri di dalam mulut menghasilkan asam yang dapat merusak gigi. Jika si kecil ingin menikmati camilan manis, sebaiknya berikan pada waktu makan utama dibanding sedikit-sedikit sepanjang hari.
3. Anak Menyikat Gigi Sendiri Terlalu Dini
Melatih anak mandiri memang penting, termasuk saat menyikat gigi. Namun, banyak orang tua mengira anak sudah mampu membersihkan giginya sendiri, padahal kemampuan motoriknya belum berkembang sempurna. Akibatnya, masih banyak bagian gigi yang terlewat saat menyikat. Idealnya, orang tua tetap mendampingi dan membantu menyikat gigi anak hingga mereka benar-benar mampu melakukannya dengan baik. Dengan begitu, plak dan sisa makanan dapat dibersihkan lebih optimal.
4. Jarang Mengajak Anak Kontrol ke Dokter Gigi
Masih banyak orang tua yang baru membawa anak ke dokter gigi ketika giginya sudah sakit atau berlubang. Padahal, pemeriksaan rutin sangat penting untuk mendeteksi masalah sejak awal. Lubang kecil yang belum terasa sakit biasanya lebih mudah ditangani dibanding kerusakan yang sudah mencapai saraf gigi. Pemeriksaan rutin juga menjadi kesempatan bagi dokter untuk memantau pertumbuhan gigi dan memberikan edukasi kepada orang tua mengenai cara merawat gigi anak sesuai usianya.
5. Menganggap Gigi Susu Tidak Perlu Dirawat
"Toh nanti juga giginya tanggal." Kalimat ini masih sering terdengar. Padahal, gigi susu memiliki peran penting dalam membantu anak mengunyah, berbicara, dan menjaga ruang bagi pertumbuhan gigi permanen. Jika gigi susu rusak atau tanggal terlalu cepat akibat gigi berlubang, susunan gigi permanen juga bisa ikut terganggu. Oleh karena itu, gigi susu tetap membutuhkan perawatan yang sama baiknya seperti gigi permanen.
Kebiasaan Baik Dimulai dari Rumah
Menjaga kesehatan gigi anak sebenarnya tidak selalu membutuhkan langkah yang rumit. Hal-hal sederhana yang dilakukan secara konsisten justru memberikan dampak yang besar, seperti membiasakan sikat gigi dua kali sehari, membatasi konsumsi makanan manis, dan rutin memeriksakan gigi ke dokter. Semakin dini kebiasaan baik ini diterapkan, semakin besar pula peluang anak tumbuh dengan gigi yang sehat dan kuat hingga dewasa.
Jaga Senyum Sehat Si Kecil Bersama Dentaland Kertajaya
Mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. Karena itu, pemeriksaan gigi secara rutin menjadi langkah penting untuk memastikan kesehatan gigi anak tetap terjaga sejak dini.
Jika Anda sedang mencari klinik gigi anak Surabaya Timur, Dentaland Kertajaya siap menjadi tempat yang nyaman bagi si kecil untuk memeriksakan kesehatan giginya.
Didukung oleh tim dokter gigi anak yang ramah dan berpengalaman, Dentaland Kertajaya menyediakan berbagai layanan perawatan gigi anak, mulai dari pemeriksaan gigi rutin, topical fluoride, dental sealant, hingga tambal gigi anak. Dengan suasana klinik yang nyaman, area bermain anak, dan pelayanan yang ramah, kami ingin membantu setiap anak memiliki pengalaman positif saat berkunjung ke dokter gigi. Yuk, jaga kesehatan gigi si kecil sejak sekarang bersama Dentaland Kertajaya, klinik gigi anak di Surabaya Timur yang siap menemani setiap langkah tumbuh kembang buah hati Anda.








Comments